Skip navigation

Sejak pertama kali saya membeli komputer di tahun 2007 yang lalu, hingga saat ini baru dua kali komputer itu terinfeksi virus, itupun ditahun yang sama. Biasanya teman-teman saya itu, kalau sudah terkena penyakit males terus komputer kena virus, biasanya langsung ambil jalan pintas. Install ulang windows-nya. Tapi kalau saya sih beda. Saya kejar mati-matian itu virus sampai bersih. Gak peduli mau sehari-semalam yang penting komputer saya terbebas dari virus. Hehe… bahkan pernah sampai gak masuk kuliah gara-gara keasyikan membersihkan registry komputer saya dari virus. Maklum, itu semua saya lakukan dengan cara manual, karena antivirusnya sudah gak mau pekerja lagi.

Tentu saya gak mau dong melakukan hal yang sama setiap komputer saya terkena virus. Akhirnya saya dikasi ide sama seorang teman agar komputer kita relatif aman dari serangan virus tanpa harus menggunakan antivirus. Nah… cara itu akan saya bagikan ke teman-teman sekalian.

Perlu diketahui, meski komputer kita sudah ada antivirus bukan berarti komputer itu akan aman dari gangguan virus. Tidak…! adanya antivirus bukan jaminan. Antivirus itu hanya bisa mencegah beberapa virus dan tidak bisa untuk beberapa virus yang lain. Lantas bagaimana cara kita mencegah beberapa virus yang lain itu?

Untuk mencegah virus masuk ke komputer kita sebenarnya tidaklah sulit. Kita hanya perlu menutup pintu masuk virus-virus yang di computer kita. Menurut saya untuk saat ini media perantara virus yang biasa digunakan adalah flashdisk. Maka harus kita lakukan adalah “mengakali” agar virus-virus jelek itu tidak bisa bekerja ketika melalui flashdisk yang dimasukkan ke komputer. Kita bisa “mengakali” hal tersebut dengan dua langkah berikut ini:

Mematikan sistem autoplay yang ada di komputer kita

Virus komputer biasanya memanfaatkan sistem autoplay yang ada di komputer untuk masuk ke sistem komputer. Maka, pencegahan pertama yang bisa Anda ambil adalah dengan mematikan sistem autoplay yang ada di komputer. Caranya:

  1. Buka menu run, ketikkan gpedit.msc kemudian enter/ok.
  2. Di menu computer configuration pilih Administrative Template kemudia system
  3. Pilih turn off autoplay >>  Enabled >> All drives, kemudian enter/ok
  4. Selanjutnya di menu user configuration pilih Administrative Template kemudia System
  5. Pilih turn off autoplay >>  Enabled >> All drives, kemudian enter/ok

Sekarang sistem Autoplay Anda sudah dimatikan. Perlu untuk diketahui mati atau tidaknya sistem autoplay tidak berpengaruh pada kinerja komputer. Jadi Anda tidak perlu khawatir melakukan hal ini.

Membuat path drive flopydisk menjadi disallowed

Setelah sistem autopay mati selanjutnya Anda harus melakukan proteksi pada drive-drive flopy yang ada di komputer. Misalkan komputer Anda dipartisi menjadi dua yakni C dan D, maka drive yang mungkin bagi flopy di komputer Anda adalah drive F, G dan H dst. Jika dipartisi menjadi tiga yaitu C, D dan E, maka drive yang mungkin adalah G, H, dan I dst. Drive-drive yang mungkin tersebut harus anda protek agar supaya semua file .exe yang ada didalamnya tidak bisa dijalankan. Hati-hati jangan sampai drive untuk diskroom juga anda matikan. Tidak perlu banyak-banyak, cukup 2 atau 3 drive saja. Caranya:

  1. Klik kanan di menu start explore >> control panel.
  2. Pilih Admnistrative Tool >> Local Security Police.
  3. Pilih Softwere Restriction Policies >> Add New Additional Rules >> Additional Rules.
  4. Klik kanan pilih new path rule di kolom path tuliskan nama drive yang akan Anda lindungi (misalkan I) kemudian di kolom secority level pilih disallowed kemudia enter/ok
  5. Lakukan hal yang sama seperti di no 4 sampai semua drive yang Anda lindungi sudah di disallowed-kan

Sekarang komputer Anda relatif aman dari serangan virus yang menyebar melalui flashdisk yang masuk ke komputer Anda. Jika Anda menginginkan lebih aman lagi, tidak ada salahnya untuk memasang satu antivirus untuk sekedar menscan flashdisk Anda atau teman Anda. Hal ini juga dimaksudkan untuk lebih menjamin keamanan sistem komputer Anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: